Wednesday, February 11, 2015

Dare to Say ?NO?

Dare to Say ?NO? Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Penyesalan akan datang kemudian. Ini pasti. Tidak mungkin dong kita menyesal sebelum berbuat sesuatu. Penyesalan akan datang saat kita menyadari kalau ternyata apa yang kita lakukan tidak menghasilkan apa yang diharapkan. Kita mau lulus ujian tetapi kita ternyata tidak lulus. Muncullah penyesalan atas apa yang telah kita lakukan, yang menjadikan kita tidak lulus. “Seandainya saya waktu itu tidak melakukan hal seperti itu, mungkin ceritanya menjadi lain” demikian kesimpulan yang biasanya dibuat oleh mereka yang sedang menyesali perbuatannya. Namun semua sudah terjadi. Sekarang akhirnya begini. Yang ada tinggal penyesalan. Saya yakin kebanyakan dari kita pernah mengalami perasaan seperti itu.

Saya pernah didatangi seorang mahasiswa yang tidak mengikuti ujian semester sehingga terpaksa tidak saya luluskan. Setelah saya tanya mengapa tidak mengikiuti ujian, dijawab bahwa ia saat itu ketiduran. Wah sederhana sekali alasannya? Walaupun ini alasan yang seharusnya tidak terjadi dan sangat bodoh untuk terjadi, teta
... baca selengkapnya di Dare to Say ?NO? Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Friday, January 30, 2015

Yes ? No, Yo ? Nes

Yes ? No, Yo ? Nes Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Anda sering ketemu atau dipojokkan dengan pertanyaan yang jawabannya tampak tak bisa lain kecuali YES or NO, YA atau TIDAK? Jangan mau dibodohi dan kemudian terjebak oleh formula pertanyaan konyol seperti itu. Telanjangi atau balikkan kekonyolannya.

Saya membaca buku Psychology in Prison karya David J. Cooke, Pemela J Baldwin & Jaqueline Howison, sebelum memutuskan untuk menerbitkan terjemahannya ke dalam bahasa Indonesia dengan judul Menyingkap Dunia Gelap Penjara (Gramedia Pustaka Utama, 2008). Buku ini penting sekali untuk memahami perilaku para narapidana dan bagaimana bisa berhubungan dengan mereka. Dan, sesungguhnya, bukan hanya membantu kita memahami narapidana, tetapi juga manusia pada umumnya. Kita akan bisa melihat dengan lebih transparan perilaku kekerasan dan gejolak jiwa maupun segala bentuk kekhawatiran yang mendasarinya.

Kelihatannya begitu spesifik sasaran buku ini, tapi sesungguhnya ini menyangkut kepentingan kita semua, dan akan bisa belajar banyak kita darinya, karena di sana disingkap seluk beluk perilaku kriminal yang akhirnya menjebloskan seseorang ke bui. Banyak hal dikupas di sini, seperti seks di lapas, termasuk homoseksualitas, prostitusi, perilaku pemerkosaan, dan akibat langsungnya: penyakit AIDS, depresi dan usaha bunuh diri. Tak lupa dikupas pula alkohol dan narkoba, depresi, kekerasan dan pen
... baca selengkapnya di Yes ? No, Yo ? Nes Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Thursday, January 22, 2015

Nasrudin dan Tiga Orang Bijak

Nasrudin dan Tiga Orang Bijak Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Pada suatu hari ada tiga orang bijak yang pergi berkeliling negeri untuk mendapatkan jawaban atas pertanyaan yang mendesak. Sampailah mereka pada suatu hari di desa Nasrudin. Orang orang desa ini menyodorkan Nasrudin sebagai wakil orang orang yang bijak di desa tersebut. Nasrudin dipaksa berhadapan dengan tiga orang bijak itu dan di sekeliling mereka berkumpullah orang orang desa menonton mereka bicara.

Orang bijak pertama bertanya kepada Nasrudin, "Di mana sebenarnya pusat bumi ini?"

Nasrudin menjawab, "Tepat di bawah telapak kaki saya, saudara."

"Bagaimana bisa saudara buktikan hal itu?" tanya orang bijak pertama tadi.

"Kalau tidak percaya," jawab Nasrudin, "Ukur saja sendiri."

Orang bijak yang pertama diam tak bisa menjawab.

Tiba giliran orang bijak kedua mengajukan pertanyaan. "Berapa banyak jumlah bintang yang ada di langit?"

Nasrudin menjawab, "Bintang bintang yang ada di langit itu jumlahnya sama dengan rambut yang tumbuh di keledai saya ini."

"Bagaimana saudara bisa membuktikan hal itu?"

Nasrudin menjawa
... baca selengkapnya di Nasrudin dan Tiga Orang Bijak Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Friday, January 9, 2015

Wiro Sableng #144 : Nyi Bodong

Wiro Sableng #144 : Nyi Bodong Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1WIRO SABLENG

Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212

Karya: Bastian Tito

Episode : PERJANJIAN DENGAN ROH

HUTAN Ngluwer ternyata luas sekali. Setelah matahari menggelintir ke barat, dalam keadaan tangan kanan cidera berat, kepala rampok Surah Nenggolo akhirnya sampai ke tempat yang dituju. Tempat ini terletak dekat sebuah danau kecil, dikelilingi pohon-pohon besar. Bayangan dedaunan pepohonan yang berbagai ragam membuat air danau seperti berwarna ketika sinar matahari memantul di permukaan air.

Di pinggir danau terlihat tiga bangunan beratap rumbia, dua agak kecil dan tertutup dinding. Satunya besar tanpa dinding. Di dalam bangunan besar sembilan orang duduk mengelilingi sebuah meja panjang terbuat dari bambu.

Di kepala meja sebelah kanan duduk seorang lelaki berusia sekitar empat puluhan, berwajah cakap, memiliki kening tinggi dan alis mata tebal. Rambut panjang sebahu. Dibanding semua orang yang ada di tempat itu, dia satusatunya yang berpakaian dan berpenampilan apik rapi.

Di kiri kanan meja bambu, dudu
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #144 : Nyi Bodong Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Friday, January 2, 2015

Wiro Sableng #185 : Jabang Bayi Dalam Guci

Wiro Sableng #185 : Jabang Bayi Dalam Guci Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1WIRO SABLENG

Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212

Karya: Bastian Tito

Episode : BIDADARI DUA MUSIM

Tiba-tiba satu bayangan putih berkelebat. Tahu-tahu seorang kakek berselempang kain putih, berkumis dan berjanggut seputih kapas telah berdiri di hadapan Ken Parantili. Di tangan kanan orang tua Ini memegang sebuah guci tembus pandang berisi air bening.

"Dengan izin Para Dewa, dengan lindungan kasih sayang Yang Maha Kuasa, aku mohon masukkan jabang bayi itu ke dalam guci ini." Berkata si orang tua.

"Resi, aku...." Ken Parantili tidak bisa meneruskan ucapan. Perlahan-lahan tangan kanan yang memegang jabang bayi diangkat, didekatkan ke atas guci tembus pandang. Ketika genggaman dilepas. Jabang bayi merah langsung masuk ke dalam guci.



1MALAM sunyi dan dingin di bantaran Kali Gondang tak Jauh dari desa Kebonarum. Hampir bersamaan waktunya ketika Raja Mataram dan rombongan meninggalkan tempat rahasia di Sumur Api dalam perjalanan menuju Kotaraja. Hujan turun rintik-rintik.

Bulan biru masih menggantung indah di langit Mataram, memancarkan cahaya sejuk. Di satu tikungan kali yang aliran airnya bergelombang deras terlihat sebuah bangunan candi kecil, menghitam di bawah bayang-bayang sebuah pohon besar yang tumbuh miring.
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #185 : Jabang Bayi Dalam Guci Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Tuesday, December 30, 2014

Berhentilah Mengeluh

Berhentilah Mengeluh Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Pantaskah anda mengeluh? Padahal anda telah dikaruniai sepasang lengan yang kuat untuk mengubah dunia. Layakkah anda berkeluh kesah? Padahal anda telah dianugerahi kecerdasan yang memungkinkan anda untuk membenahi segala sesuatunya.

Apakah anda bermaksud untuk menyia-nyiakan semuanya itu? lantas menyingkirkan beban dan tanggung jawab anda? Janganlah kekuatan yang ada pada diri anda, terjungkal karena anda berkeluh kesah. Ayo tegarkan hati anda. Tegakkan bahu. Jangan biarkan semangat hilang hanya karena anda tidak tahu jawaban dari masalah anda tersebut.

Jangan biarkan kelelahan menghujamkan keunggulan kamu. Ambillah sebuah nafas dalam-dalam. Tenangkan semua alam raya yang ada dalam benak anda. Lalu temukan lagi secercah cahaya dibalik awan mendung. Dan mulailah ambil langkah baru.

Sesungguhnya, ada orang yang lebih berhak mengeluh dibanding anda. Sayangnya suara mereka parau tak terdengar, karena mereka tak sempat lagi untuk mengeluh. Beban kehidupan yang berat lebih suka mereka jalani daripada mereka sesali. Jika demikian masihkan anda lebih suka mengeluh daripada menjalani tantangan hidup ini?


... baca selengkapnya di Berhentilah Mengeluh Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Thursday, December 18, 2014

Pendek versus Panjang

Pendek versus Panjang Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Oleh: Erwin

Bulan Oktober 2007 kemarin, menjelang Hari Raya Idul Fitri, saya mendapat tugas dari kantor untuk dinas ke luar kota, yaitu Banda Aceh. Saya berangkat dengan pesawat, namun pulangnya terpaksa dengan Bus Travel Mitsubishi L300, dikarenakan padatnya orang orang yang pada mau mudik pulang kampung. Lama perjalanannya ke Medan adalah 12 jam dan kondisi jalanannya adalah kondisi jalan gunung, jadi yah sedikit seperti komedi putar lah saya didalamnya

Bus berangkat sekitar pukul 9 malam. Dan setelah menempuh perjalanan sekitar 3 jam, bus tersebut berhenti di sebuah rumah makan di kota Bate Illik. Kami dipersilahkan turun untuk beristirahat. Beberapa penumpang yang sudah terbiasa langsung turun untuk memesan makanan dan minuman ataupun ke kamar kecil. Nampaknya tempat peristirahatan ini memang sudah ada sejak lama. Dan ternyata selama perjalanan 12 jam tersebut, bus berhenti sebanyak 3 kali dengan supir yang saling bergantian menyetir.

Hal ini menjadi bahan renungan untuk saya, Bukankah perjalanan 12 jam ini ibarat perjalanan hidup manusia? Untuk sebuah perjalanan yang hanya memakan waktu 12 jam saja, seorang supir profesional harus berhenti 3 kali untuk saling bergantian menyetir. Apalagi di kehidupan kita semua yang mungkin menempuh 50 s/d 60 tahun usia. Apakah kita ada berhenti sejenak untuk beristirahat? Gawatnya kalau Bus Travel, supirnya bisa bergantian menyetir, tetapi dalam “ Bus Keh
... baca selengkapnya di Pendek versus Panjang Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1